DreamLeague S29 dalam Angka: Fakta Menarik Turnamen Esports Dunia yang Mengguncang Dunia Dota 2

Author Image

Mamet Janzuke

7 Juni 2026, 03:46 WIB

DreamLeague S29 dalam Angka: Fakta Menarik Turnamen Esports Dunia yang Mengguncang Dunia Dota 2
DreamLeague S29 dalam Angka: Fakta Menarik Turnamen Esports Dunia yang Mengguncang Dunia Dota 2

Teknozip – 07 Juni 2026 | DreamLeague S29 dalam Angka: Fakta Menarik Turnamen Esports Dunia menjadi sorotan utama saat Dota 2 kembali digelar pada pertengahan Mei, menampilkan 16 tim elit yang berkompetisi untuk menguasai panggung global.

Jadwal dan Format Turnamen

Turnamen dimulai pada 13 Mei dan berakhir pada 24 Mei 2026. Kompetisi terbagi menjadi dua fase utama: babak penyisihan grup dengan 56 pertandingan dan babak playoff dengan 18 pertandingan. Setiap tim akan berjuang dalam sistem round‑robin grup sebelum melaju ke knockout.

Hadiah Uang dan Poin EPT

Total hadiah DreamLeague S29 dalam Angka: Fakta Menarik Turnamen Esports Dunia mencapai $1.000.000, terdiri dari $750.000 untuk hadiah uang pemain dan $250.000 untuk hadiah klub. Selain itu, 28.300 poin EPT akan dibagikan, meningkatkan nilai kompetisi di mata tim‑tim profesional.

  • 1st place: $250.000 + $40.000 + 6.600 poin
  • 2nd place: $100.000 + $30.000 + 5.300 poin
  • 3rd place: $80.000 + $25.000 + 4.150 poin
  • 4th place: $60.000 + $20.000 + 3.200 poin
  • 5th‑6th place: $40.000 + $15.000 + 2.200 poin
  • 7th‑8th place: $27.500 + $12.500 + 1.000 poin
  • 9th‑10th place: $20.000 + $10.000 + 500 poin
  • 11th‑12th place: $17.500 + $10.000 + 250 poin
  • 13th‑14th place: $15.000 + $10.000 + 140 poin
  • 15th‑16th place: $10.000 + $10.000 + 60 poin

Undangan dan Kualifikasi

Enam tim menerima undangan langsung berdasarkan peringkat EPT: Tundra Esports (1), Xtreme Gaming (3), Aurora Gaming (4), PARIVISION (5), Team Spirit (6), dan Team Falcons (7). Tim Yandex yang awalnya berposisi kedua mengundurkan diri, sehingga tempatnya diisi oleh Team Falcons.

Sepuluh tim lainnya lolos melalui kualifikasi regional:

  1. NAVI
  2. Virtus.pro
  3. Team Liquid (Western Europe)
  4. BetBoom Team (Eastern Europe)
  5. Vici Gaming (China)
  6. REKONIX (Southeast Asia)
  7. GamerLegion (North America)
  8. HEROIC (South America)
  9. South America Rejects (sebelumnya Peru Rejects)
  10. Nigma Galaxy (DreamLeague D2 S4)

South America Rejects, yang dipimpin oleh legenda Peru Elvis “Scofield” Peña, kalah dari HEROIC di fase kualifikasi tetapi tetap melaju setelah menjuarai DreamLeague Division 2 Season 4.

Favorit Utama dan Analisis Kompetitif

DreamLeague S29 dalam Angka: Fakta Menarik Turnamen Esports Dunia menampilkan tiga favorit utama menurut pakar xfootball-id:

  • Tundra Esports – Juara bertahan DreamLeague S28, pemuncak papan peringkat EPT, dan pemenang ESL One Birmingham 2026. Kondisi performa mereka berada pada puncak.
  • Aurora Gaming – Memperoleh dua medali perak dan satu emas di FISSURE Universe: Episode 8, serta menjadi finalist DreamLeague sebelumnya. Motivasi tinggi untuk membalas kekalahan melawan Tundra.
  • BetBoom Team – Baru saja menjuarai PGL Wallachia Season 8 dengan mengalahkan Aurora Gaming di final tanpa kekalahan, menambah dinamika persaingan.

Tim lain yang patut diwaspadai meliputi PARIVISION, Xtreme Gaming, Team Liquid, Falcons, dan Team Spirit, yang semua memiliki potensi meraih podium bila kondisi mendukung.

Statistik Kunci yang Perlu Diperhatikan

Berikut rangkuman data penting yang mencirikan DreamLeague S29 dalam Angka: Fakta Menarik Turnamen Esports Dunia:

  • 16 tim berpartisipasi
  • 56 pertandingan grup, 18 pertandingan playoff
  • Total hadiah $1 juta, poin EPT 28.300
  • Hadiah pemain terbesar $250.000 untuk juara
  • Poin EPT tertinggi 6.600 untuk pemenang

Kesimpulan

DreamLeague S29 dalam Angka: Fakta Menarik Turnamen Esports Dunia menawarkan panggung kompetitif paling bergengsi bagi Dota 2 pada tahun 2026. Dengan hadiah finansial yang menggiurkan, poin EPT yang signifikan, serta deretan tim kelas dunia, turnamen ini diprediksi akan menyajikan pertarungan sengit hingga babak akhir. Penggemar esports di seluruh dunia patut menantikan aksi-aksi dramatis yang dapat mengubah peta kekuasaan esports internasional.